Emansipasi


Kartini pernah bercita-cita untuk bersekolah sampai jenjang yang tinggi. Namun sistem yang berlaku saat itu tidak memperbolehkan wanita untuk bersekolah. Maka timbullah yang namanya emansipasi wanita. Sehingga sistem kini pun berubah. Wanita sekarang bahkan dapat menuntut ilmu hingga menjadi profesor.

Kini, banyak wanita lainnya (atau yang akrab dipanggil “akhwat”), menolak untuk menghadiri rapat malam hari, karena rapat malam berarti pulang malam. Namun sistem yang berlaku saat ini tidak mendukungnya. Rapat tetap diadakan malam hari. Dan si akhwat tetap tidak dapat mengikuti rapat tersebut, sehingga kurang dapat berkembang. Siapakah yang salah? Prinsip tidak pulang malam sang akhwat? Takdirnya menjadi seorang akhwat? Atau sistem yang membiasakan rapat malam tersebut?

Saya inginkan emansipasi akhwat!

Merdeka!!! \(^o^)/

Advertisements

2 thoughts on “Emansipasi

    • Masalahnya sekarang banyak banget agenda yang DIBIASAKAN diadain malam hari: FORSIL, rapat, hearing, dll. Padahal bisa nggak dibiasain malem kan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s