Barisan Shalat


Kemarin saya shalat ashar di salman. Sebelum shalat, sang imam seperti biasa mengingatkan para jamaah untuk merapikan dan merapatkan shaf-nya. Beliau juga bilang nggak akan mulai sebelum barisannya rapi, soalnya semua akan berdosa kalo barisannya masih nggak rapi.

Beda banget dengan masjid deket rumah saya. Jamaah wanita dan pria shalat di satu gedung, tapi beda lantai. Sebelum shalat imam mengingatkan untuk merapikan barisan. Tapi yang dilihatnya cuma barisan pria. Barisan wanita yang ada di lantai dua kacau sekali. Baris pertama dan kedua dari depan penuh, baris pertama dari belakang penuh. Tengah-tengahnya bolong-bonteng (istilah dari mana itu?).

Bagaimana dong?

Advertisements

2 thoughts on “Barisan Shalat

  1. iya, me. Emang imam punya kewajiban merapikan barisan. Tapi pernah denger waktu kajian apaa gitu sama Ustadz Hervi, kata beliau, itu juga dilakukan tidak secara ekstrem, nanti kalau jamaahnya banyak, ga mulai-mulai sholatnya. Dan memang waktu beliau jadi imam di salman, beliau cuma nyuruh rapiin shaf, memberitahukan keutamaan shaf yang rapi, mengarahkan beberapa jamaah yang di depan, setelah itu mulai shalat.

    Yang biasa tekun banget rapiin shaf itu Ustadz Syamsu. Tapi andai ada jamaah wanita di atas sampai bershaf-shaf, kan beliau ga mungkin juga sampe naik ke atas atau pake teropong demi memastikan shaf akhawat rapi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s