Sudut Pandang Demokrasi dalam Islam


Judul buku: Menikmati Demokrasi

Pengarang: M. Anis Matta

Penerbit: Insan Media Publishing House

Tahun terbit: 2007

Jumlah halaman: ii+187 halaman

 

Indonesia, sejak tumbangnya pemerintahan orde baru, mulai mengusung sistem demokrasi dalam segala bidang kehidupannya. Politik Indonesia pun menggeliat untuk menyesuaikan diri dengan sistem baru ini. Partai-partai politik bermunculan, termasuk partai-partai yang bernapaskan Islam, yang mencoba mengakomodasi idealisme mayoritas warga negara di Indonesia, Muslim. Namun masih banyak umat Muslim itu sendiri yang memisahkan antara kegiatan dakwah dan kegiatan politik. Mereka beranggapan bahwa Islam yang murni, adalah Islam tanpa politik. Tak jarang pula yang menganggap hina orang –orang yang terjun dalam panggung politik di pemerintahan.

Anis Matta melalui tulisan-tulisannya di majalah Saksi, yang kemudian dibukukan, mencoba mengubah paradigma tersebut. Judul “Menikmati Demokrasi” menggambarkan pola pikir penulis yang mencoba menyangkal pendapat demokrasi sama dengan kebebasan tanpa batas. Demokrasi saat ini, tulis beliau, hanya memfasilitasi munculnya semua potret imajinasi akan kebebasan, tapi kemudian melarang orang-orang mempertanyakan bagaimana akhirnya potret itu.

Walaupun saat penulisan buku ini penulis menjabat sebagai sekretaris jenderal salah satu partai politik, tak satu pun tulisannya yang mengarah pada kepartaian atau kampanye. Semuanya hanyalah grand design dakwah yang mengalir dari pikirannya ke dalam tulisan.

Buku kumpulan artikel ini membahas tentang demokrasi, dakwah, bagaimana pandangan serta sikap Islam tentang demokrasi, dan strategi dakwah pada era demokrasi. Kumpulan tulisan ini memang tak ada yang baru. Ini hanya proses cetak ulang. Tak ada revisi maupun tambahan tulisan. Tidak dapat disangkal, mungkin saja ada beberapa tulisan yang sudah tidak berkaitan dengan kondisi sekarang. Tapi tentu banyak hal-hal strategis yang relevan untuk diaplikasikan dalam politik dakwah ini.

Salah satu artikel paling menarik dalam buku ini adalah artikel berjudul “Mari Kita Berhenti Sejenak”. Melalui artikel ini, Anis Matta mengajak para pembaca untuk berhenti sejenak dari rutinitas sehari-hari dan melakukan evaluasi dan re-planning pembangunan Indonesia.

Selain artikel awal tersebut, masih banyak pikiran Anis Matta yang tertuang dalam analisis lugas pada artikel-artikel lainnya. Sehingga berbeda dengan buku lain, buku ini tidak hanya dijejali dengan fakta, tetapi juga dengan kajian mendalam mengenai masalah, potensi, dan solusi yang ditawarkan Islam.

Buku ini sebaiknya dibaca oleh para pengamat politik, para ulama, juga para aktivis nasional, sehingga mereka dapat mendapatkan gambaran tentang politik, Islam, dan pergerakan secara lebih integral. []

 

==========================================================

Dibuat sebagai tugas kuliah Jurnalisme Sains dan Teknologi

*daripada cuma numpuk di folder kuliah*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s