Pembunuh Itu Bernama Perokok


Sejak kecil saya benci yang namanya perokok. Papa saya adalah perokok. Berarti saya benci papa saya? Ya nggak segitunya juga kaliii.. Saya nggak suka kalo dia ngerokok. Sejak kecil sudah berbagai cara saya tempuh untuk menyuruh papa saya berhenti merokok. Seperti:

  • Menyuruh mengganti rokok dengan permen
  • Menutup hidung atau menyalakan kipas angin jika dia mulai memantik api, sebagai aksi unjuk rasa
  • Menulisi SEMUA batang rokok yang ada di meja kerjanya dengan tulisan “DILARANG MEROKOK”
  • Menyembunyikan rokok-rokoknya. *tapi ini percuma saja, karena dia akan membeli lagi*
  • Memberikan buku “STOP” (buku kecil mirip rokok yang dijual di gramedia, isinya cara-cara untuk berhenti merokok)

Tapi sampai sekarang, cara-cara tersebut belum berhasil.

Saya benci dengan perokok. Saya memutuskan untuk menulis ini, pada suatu hari saya dan kawan-kawan sedang makan di sebuah warung tenda. Di sebelah saya ada anak muda yang merokok dan menghembuskan asapnya secara acak ke segala arah. Yak, sesuai namanya “asap”, maka ia akan menjalar ke semua tempat yang masih dinaungi udara, termasuk ke wilayah kekuasaan saya dan teman-teman di warung itu. Udara jadi sumpek. Makanan jadi tidak enak. Biasanya saya akan pura-pura batuk kalau ada orang yang seperti itu di sekitar saya. Tapi kali itu saya hanya menutup hidung dan mengibas-ngibas tangan, mengikuti irama kibasan teman-teman yang lainnya.

Saya benci perokok. Saya dulu pernah punya ide, yang mungkin akan saya ajukan ke LSM-LSM pecinta lingkungan nantinya. Saya ingin di warung-warung rokok atau di pedagang-pedagang keliling rokok dipasang poster besar. Poster itu bergambar paru-paru dan jantung yang terserang penyakit akibat merokok (atau menghirup asap rokok). Lalu di poster itu juga dituliskan, “APAKAH ANDA RELA PARU-PARU ANDA DAN ANAK-ANAK ANDA MENJADI SEPERTI INI?”. Kayaknya bagi bapak-bapak perokok yang sayang diri sendiri dan sayang anak-istri akan berpikir kembali seribu kali untuk merokok. Kemudian LSM itu juga bisa membuat kampanye “ORANG YANG TIDAK MEROKOK ITU SANGAT GAUL DAN HIGH-CLASS” untuk anak muda. Atau mungkin juga tulisan, “MEROKOK MENINGKATKAN GLOBAL WARMING” bagi mereka yang pecinta lingkungan.

Saya benci perokok. Perokok adalah pembunuh. Mereka sering merokok dimana saja, tanpa pandang siapa yang ada di sekitarnya. Mereka tak peduli ada anak-anak (bahkan bayi) di sana. Mereka tak peduli ada ibu-ibu di sana (bahkan ibu hamil). Mereka tak pikirkan kemungkinan ada pengidap asma di sana. Tak tahukah mereka bahwa bahkan asap rokok yang mereka hembuskan dapat berkali-kali lebih berbahaya bagi perokok pasif (orang yang tidak merokok namun menghirup asap rokok yang dihembuskan orang lain) daripada mereka sendiri (perokok aktif)?

Ya sudah lah ya, kalo mereka gak peduli dengan kesehatan diri sendiri. Tapi setidaknya mereka peduli akan HAM orang lain untuk hidup sehat dan nyaman. Mungkin jika mereka mau merokok, sebaiknya mereka memakai baju astronot, supaya asapnya gak terhirup orang lain. Atau seperti salah satu adegan di Kungfu Hustle dimana ada ibu-ibu yang menghabiskan rokoknya dalam sekali hirup *halah*.

Saya benci perokok. Orang-orang selalu berdalih kalo salah satu pemasukan negara terbesar adalah dari perusahaan rokok. Jadi pemerintah membangun jalan, sarana-prasarana umum, dan lain-lain dengan menjerumuskan rakyatnya sendiri? Saya sih malu kalau pemerintah saya seperti itu. Padahal banyak loh potensi di negara ini yang belum terberdayakan optimal.

Peace, fren! No offense šŸ˜€

MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI, DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN

Mungkin marah-marah (apalagi terhadap tulisan ini) juga dapat menyebabkan hal yang sama.

Advertisements

2 thoughts on “Pembunuh Itu Bernama Perokok

  1. Yup, sepakat, teteh juga paling g suka (alias benci) sama benda 7 senti itu..
    Tapi kalau teteh biasanya mengizinkan org untuk merokok didekat teteh.
    Syaratnya cuma satu: ASAPNYA DITELAN JANGAN DIHEMBUSKAN KE UDARA šŸ™‚

    Tambah lagi, rokok ngebiayain beasaiswa2 anak negeri dan rajin jd sponsor bola de’..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s