Hama


Beberapa hari yang lalu saya membasmi hama yang ada di tanaman cabe saya (masih ingat dengan Canting, Bejo, Chomsky, dan Greibach kan?). Tanaman-tanaman itu dihamai oleh binatang-binatang super kecil (entah namanya apa), ulat, dan serangga-serangga (laba-laba, semut, dll).

Sebenarnya saya kurang suka membunuh binatang. Saya jarang menepuk nyamuk yang nemplok di saya. Saya jarang membunuh laba-laba. Tapi karena binatang-binatang bandel itu mengganggu pohon yang saya rawat sejak bayi (?), maka saya harus tega membasminya. Akhirnya saya meminjam larutan Decis dari Layung. Decis itu pembasmi hama yang cukup menakutkan (tulisan di kalengnya bilang jangan sampe kena kulit, terhirup, apalagi termakan). Saya melarutkan beberapa tetes Decis dengan sebaskom air dan menyemprotkannya ke tanaman.

Alhasil, tanaman saya sekarang hamanya sudah berkurang. Tapi tetep aja hama itu sudah merusak cukup banyak tanaman saya. Bejo udah jadi bolong-bolong. Chomsky dan Greibach daunnya udah menguning. Canting jadi layu.

Hei, hama! Kamu jangan berani-berani mengganggu apa yang sudah saya rawat sejak lama! Karena mungkin apa yang kamu rusak baru bisa diperbaiki lama kemudian. Dan saya pasti harus menega-negakan diri untuk membasmi kalian.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s