Lagi Ngapain, Nak?


Kemarin saya ikut acara pelatihan mendongeng di Yayasan Karya Pemuda, di dekat rumah. Saya diberi tugas untuk menjaga stand bazar di depan ruangan acara. Di sana ada saya menjaga penjualan wayang-wayangan untuk mendongeng, DVD mendongeng, dan boneka tangan (promosi: ada yang mau beli boneka tangan? Hehe).

Anak-anak kecil yang datang di acara itu senang sekali melihat berbagai macam wayang lucu mampir di depan mereka. Serentak mereka langsung mengambil beberapa untuk dilihat. Ya sudah, sekalian saya saya minta bantuan mereka untuk mengelompokkan wayang berdasarkan gambarnya. Mereka senang membantu. Saya pun senang dibantu.

Tapi beberapa saat kemudian ada beberapa ibu yang bilang ke anaknya, supaya duduk tenang dan tidak mengganggu. Saya jadi mikir, kok banyak ibu-ibu yang mendahulukan negative thinking kepada anak-anaknya sendiri, ya? Setidaknya tanyakan dulu, “lagi ngapain, Nak?”

Kan mereka sedang membantu, bukan memporakporandakan dunia *lebay*. Dulu saya juga kalau mau bantu masak di dapur, pasti selalu diusir. Takut mengganggu katanya. Padahal kan bisa berikan tugas super ringan kepada si anak. Selain melatih tanggung jawab dan kepercayaan diri, membuat anak senang, bisa membantu sepersekian persen kerjaan orang tua juga.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s